KOMPONEN STRUKTURAL
DAN NONSTRUKTURAL BANGUNAN
Struktur bangunan merupakan komponen
penyusun sebuah bangunan atau dapat dikatakan sebangai bagian-bagian penyusun
sebuah bangunan. Komponen penyusun bangunan ini dibagi menjadi 2 bagian yaitu
komponen struktural dan komponen nonstruktural.
Komponen struktural sebuah
bangunan merupakan bagian yang menyangga sebuah bangunan agar bangunan tersebut
dapat kokoh berdiri karena komponen struktural berfungsi untuk menahan beban
kemudian meneruskannya ke komponen struktural lain hiangga akhirnya diteruskan
ke tanah. Sedangkan komponen nonstruktural merupakan bagian bangunan yang
mendukung komponen struktural sehingga menjadi satu kesatuan dan dapat menjadi
bangunan yang baik serta layak digunakan seperti komponen eksterior, interior,
dan elemen arsitektur lainnya.
A. KOMPONEN STRUKTURAL:
1. PONDASI
Pondasi
merupakan bagian struktur bangunan yang berada dipaling bawah karena pondasi
berfungsi meneruskan beban diatasnya menuju tanah.
2. SLOOF
Sloof adalah
struktur bangunan yang terletak di atas pondasi bangunan. Sloof berfungsi
mendistribusikan beban dari bangunan atas ke pondasi, sehingga beban yang
tersalurkan setiap titik di pondasi tersebar merata.
Bisa dikatakan
sloof mengikat bagian bawah antar kolom dan pondasi agar beban yang disalurkan
dari kolom menuju pondasi merata.
SK SNI
T-15-1991-03 mendefinisikan kolom adalah komponen struktur bangunan yang tugas
utamanya menyangga beban aksial tekan vertikal dengan bagian tinggi yang tidak
ditopang paling tidak tiga kali dimensi lateral terkecil.
Kolom/tiang
berfungsi sangat penting, seperti rangka manusia kolom ibarat rangka menopang
bangunan agar bisa berdiri dan tesedia ruang yang cukup agar bisa ditempati.
4. BALOK/RING BALOK
Balok merupakan
struktur melintang yang menopang beban horizontal. Balok dalam bangunan sangat
penting untuk menjaga stabilitas terhadap gaya kesamping. Jika dilihat dari
fungsinya maka balok merupakan bagian struktural sebuah bangunan yang kaku dan
dirancang untuk menanggung dan mentransfer beban menuju elemen-elemen kolom
penopang yang memiliki fungsi sebagai rangka penguat horizontal bangunan akan
beban-beban.
Balok mengikat bagian atas kolom agar kuat menahan gaya horizontal dan sebagai penopang plat lantai di atasnya.
5. PLAT
Plat merupakan struktur bangunan yang terletak diantara dua tingkat bangunan atau diatas bangunan berfungsi sebagai lantai atau atap.
6. KUDA-KUDA
Kuda-kuda
berfungsi sebagai penyangga atap
7. ATAP
Atap berfungsi sebagai pelindung bangunan dari terik matahari dan air hujan.
8. DINDING GESER
Berbeda dengan
dinding pada umumnya yang tidak berfungsi menahan beban, dinding geser
merupakan dinding khusus terbuat dari beton bertulang agar mampu menahan beban.
Biasanya digunakan pada lift, tangga, basement atau bagian lain yang perlu
perkuatan khusus.
B. KOMPONEN NONSTRUKTURAL
komponen nonstruktural merupakan bagian bangunan yang
mendukung komponen struktural sehingga menjadi satu kesatuan dan dapat menjadi
bangunan yang baik serta layak digunakan seperti komponen eksterior, interior,
dan elemen arsitektur lainnya contohnya pintu, jendela, dinding, kolom praktis,
dll
Tidak ada komentar:
Posting Komentar